Selasa, 27 Maret 2012

Satu Jam Kegelapan untuk Selamatkan Bumi

Posted On Selasa, Maret 27, 2012 by Unknown 0 komentar

Jangan kaget jika kotamu gelap mendadak pada tanggal 31 Maret 2012, Pkl.20.30-21.30 waktu setempat. Pasalnya, Earth Hour kembali digelar di Indonesia untuk keempat kalinya. 

Tahun ini, ada 26 kota di Indonesia turut berpartisipasi memadamkan lampu. Miliaran penduduk dunia di ribuan kota lain juga akan secara sukarela melakukan hal yang sama. 

Gerakan secara bersama-sama memadamkan lampu ini berawal di Sydney pada 2007. Adalah WWF-Australia, Fairfax Media, dan agen periklanan Leo Burnett Sydney pertama kali melakukannya. Saat itu, mereka ingin mengurangi gas rumah kaca pemicu pemanasan global di kota Sydney sebesar 5%. 

Mereka lalu mencari aksi sederhana yang bisa dilakukan bersama-sama oleh semua orang dari berbagai kalangan untuk mencegah meluasnya dampak pemanasan global. 

Earth Hour atau gerakan mematikan lampu selama satu jam itu ingin mengingatkan bahwa siapapun kita, apapun latar belakang kita, di manapun kita berada, kita berpotensi untuk melakukan hal yang membantu Bumi. 

Anak-anak, pelajar, politisi, CEO perusahaan, sampai kakek nenek bisa berpartisipasi dalam Earth Hour. Di tahun perdananya, ada 2,2 juta warga Sydney yang berpartisipasi di Earth Hour, memadamkan lampu mereka selama satu jam.

Di tahun kedua penyelenggaraannya, ide ini disambut baik oleh Kanada. Hanya dalam waktu singkat, 35 negara langsung bergabung mendukung Earth Hour. Baru pada tahun ketiga pelaksanaan Earth Hour internasional, Indonesia menyusul, tepatnya pada 2009. 

Saat itu, hanya Jakarta saja yang mengikuti Earth Hour. Biarpun sendirian, Earth Hour di Jakarta telah menghemat 50 Megawatt dari pemadaman lima ikon Ibu Kota.

Pemilihan Jakarta sebagai kota pertama tempat dilakukannya Earth Hour di Indonesia memiliki alasan kuat. Selain statusnya sebagai Ibu Kota, konsumsi listrik warga Jakarta juga tinggi. 

Berdasarkan data konsumsi listrik tahun 2008, total 23% konsumsi listrik Indonesia terfokus di DKI Jakarta dan Tangerang. Itu untuk skala kota. Jika melakukan perbandingan antar pulau, maka wilayah Jawa-Bali adalah konsumen listrik terbesar di Indonesia. Sebesar 78% konsumsi listrik negara terpusat di kedua pulau ini. 

Sementara pulau-pulau lain belum mendapat akses listrik yang merata, kita yang tinggal di Jawa Bali bisa menikmati listrik sepuasnya, bahkan cenderung boros, dan langsung merengut saat mengalami pemadaman bergilir.

Padahal, kalau 10% warga Jakarta saja melakukan penghematan listrik saat Earth Hour, energi yang dihemat bisa bermanfaat memenuhi kebutuhan listrik di 900 desa dan menyediakan oksigen bagi 534 orang. Itu baru satu jam, apalagi kalau kita berhemat terus menerus?

Banyak orang bertanya, mengapa hanya satu jam? Apakah penghematan satu jam dalam setahun cukup untuk “menebus dosa” pemborosan energi listrik yang kita lakukan bertahun-tahun? Tentu saja tidak. Dan “penebusan dosa” bukan tujuan Earth Hour. 

Momen satu jam ini merupakan pengingat bagi kita semua tentang efek dahsyat upaya bersama menghemat energi. Seperti peribahasa yang kita kenal, “Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Hal kecil jika dilakukan bersama-sama akan berdampak besar, seperti mematikan lampu dan alat elektronik lainnya yang tidak terpakai di rumah maupun kantor.

Di luar waktu satu jam pemadaman, justru yang lebih penting adalah menjadikan Earth Hour dan aksi go green lainnya sebagai gaya hidup. Sejalan dengan prinsip tersebut, sejak tahun 2011, ada tanda plus (+) di belakang angka 60 yang menjadi simbol Earth Hour. Ajakannya adalah, setelah 1 jam, jadikan hemat energi sebagai gaya hidup.

Untuk pelaksanaan Earth Hour pada 2012, targetnya hanya 7 kota yang akan jadi peserta. Ternyata, malah ada 26 kota di Indonesia yang akan berpartisipasi. Hebatnya lagi, tidak semua dari 26 kota yang akan ikut serta itu boros energi seperti halnya Jakarta atau Tangerang. 

Alasan mereka sungguh sedap didengar: untuk apa menunggu boros terlebih dulu kalau kita bisa melakukan penghematan sejak sekarang?

“Pelipatgandaan jumlah kota yang berpartisipasi dalam Earth Hour tahun ini adalah salah satu indikator meningkatnya kepedulian publik terhadap isu-isu lingkungan khususnya hemat energi dan gaya hidup hijau. Perkembangan positif ini dimotori oleh para “jawara” komunitas dari kalangan pelajar, mahasiswa, profesional, bisnis, dan pemerintah di kota masing-masing. Semoga momen ini menjadi awal dari semakin banyak aksi yang kita lakukan bagi kelestarian rumah tunggal kita, planet Bumi,” ujar Nyoman Iswarayoga, Direktur Program Iklim & Energi WWF-Indonesia.

Earth Hour telah menjadi kampanye publik. Semua orang bisa ikut serta dalam Earth Hour 2012 dengan memadamkan minimal dua lampu di rumah pada tanggal 31 Maret 2012 mendatang. Info selengkapnya mengenai Earth Hour bisa dibaca di www.wwf.or.id/earthhour.


Rabu, 21 Maret 2012

Nokia Patenkan Teknologi 'Tattoo Bergetar'

Posted On Rabu, Maret 21, 2012 by Unknown 0 komentar

Headline



Nokia baru saja mempatenkan teknologi terbaru, yakni berupa 'tatto bergetar'. Seperti apa?
Seperti yang dikutip dari Mashable, tattoo tersebut nantinya bakal dipasang di kulit pengguna, yang akan memberi sinyal berupa getaran, apabila ada panggilan masuk dari ponsel.
Teknologi yang dinamakan UnWired View tersebut dipaparkan sebagai sebuah materi yang bisa dipasang ke jari, lengan. Perangkat tersebut nantinya akan terhubung dengan ponsel pengguna, dan bergetar ketika ada pesan atau panggilan masuk.
http://dailymobile.se/wp-content/uploads/2012/03/nokiatat.png
Teknologi bernama Unwired Vibration tersebut nantinya getarannya juga bisa disesuaikan dengan profil pengirim pesan / pemanggil pengguna.
Akan tetapi teknologi ini masih dalam tahap paten, jadi untuk pengembangannya mungkin masih lama.
http://www.1800pocketpc.com/blog/wp-content/uploads/2012/03/Nokia-Tattoo-Patent.jpg


Mengenal Lebih Dekat Kumbang 'Tomcat'

Posted On Rabu, Maret 21, 2012 by Unknown 0 komentar

Headline



Kumbang Tomcat yang akhir-akhir ini menjadi pemberitaan karena dikabarkan menyerang beberapa wilayah di Jawa Timur nampaknya harus kita kenali lebih dalam.
Serangga Tomcat di Indonesia banyak dikenal sebagai 'Semut Semai' atau 'Kumbang Rove'. Serangga 'Tomcat' biasanya berada di pohon bakau atau mangrove.
Tomcat juga masuk ke dalam keluarga serangga kumbang Staphylinidae, yang terbagi menjadi empat jenis yakni Ocypus sp., Tachyporus Obtusus, Ocypus Olens dan Paederus Littoralis.
Tomcat memiliki warna tubuh kuning gelap bergaris hijau dan kepala gelap. Tubuhnya bersayap meski kadang-kadang merayap.
http://www.quoditch.org.uk/images/beetlemay2004DSCF0069%20copy.JPG
Meski kumbang Tomcat tidak menggigit atau menyengat, kumbang itu dapat mengeluarkan toksin atau racun bila bersentuhan dengan kulit manusia secara langsung.
Racun yang terkandung dalam serangga ini dikenali sebagai ‘aederin’: (C24 H43 O9). Cairan ini disinyalir 12 kali lebih mematikan dari bisa ular kobra.
Namun racun itu bisa mencemar secara tidak langsung bila manusia bersentuhan dengan baju, atau benda lain yang terkena.
Racun yang dikeluarkan bisa menyebabkan iritasi. Gejala baru muncul dalam waktu 12-36 jam. Dan iritasi dapat berlangsung dari dua sampai tiga pekan.
Bersentuhan dengan kumbang ini, menghancurkannya pada bagian badan atau mengosoknya dengan jari yang kotor akan menyebabkan konjunktivitis dan penyakit kulit yang dikenal dengan herpes, dermatitis linearis, dan aederus dermatitis.
Tomcat senang berada di tempat yang terang penuh cahaya, sehingga sebaiknya hindari berada terlalu dekat dengan cahaya lampu atau minimalkan penggunaan cahaya dekat pintu dan jendela.

http://www.focusonnature.be/files/images/Paederus%20littoralis.preview.jpg


komik afika [ngakak abizz]

Posted On Rabu, Maret 21, 2012 by Unknown 0 komentar

AFIKA..... AFIKA..... AFIKA,,,,,, (Parodi Iklan Oreo Terlengkap )
Kita semua tentu sudah sangat familiar dengan iklan oreo yang menampilkan afika, bagi yg belum tau, berikut adalah profil afika oreo:
Biodata Afika

Nama Lengkap: Amanina Afiqah Ibrahim
Tanggal Lahir: 6 Januari 2006
Bintang iklan : “Bebelac Star” dan “Oreo Ice Cream Jeruk” dan “Sepeda Family”
Jenis Kelamin: Perempuan
Nama orangtua : Dina Walintukan (Ibu), Erwin Andri Ibrahim (Ayah)
Adik : Danish AXavier Ibrahim (laki-laki, 2 tahun)
Minat Pribadi: Nyanyi, menari, main musik, akting

Dari berbagai sumber, gw nyoba ngumpulin parodi iklan hasil editan para blogger, langsung aja cekidot:

Iklan Meleset

 
Iklan Campur2
 

Afika & Andre Taulani
 

Afika Wani Piro
 

Afika vs Evra
 

Afika Oreo Rasa Ayam
 

Afika vs Gayus
 

Afika vs Sparta
 

Afika vs Andre Lagi

 

Afika vs Bang Haji
 

Afika vs Suarez
 

Afika vs Tukul
 

Afika vs Sule
 

Afika vs Suzana
 

Afika vs SBY
 

Afika Makan Dulu Saanah
 

Afika vs Nazarudin
 

Afika vs Sparta 2
 

Afika Tutur Tinular
 

Afika vs SBY 2
 


Afika vs Marwan


Afika antah berantah

 

Afika vs Afriyani
 

Afika Juga
 

 Afika Ntah apa

 

Afika vs Gayus
 

Afika vs Aziz
 

Afika vs Karni Ilyas
 

 
 Afika dan Tante Suzana
 


Afika vs Andre Taulani

 

Afika Ngaco
 
 Afika Bolot
 


Afika Rossi

Cartoon Afika

Afika Suzana lagi

 

 


No Komeng

Afika X

 

  


DAFTAR ISI

    HARDWARE


    SOFTWARE

HISTORY

TIPS & TRIK

TUTORIAL

GAMES

NINJA SAGA

JOKES

OTHER

UNIK

JARINGAN

NINJA SAGA

KNOWLEDGE

ISLAM

BLOG